DaftarIsi: [ hide] 1 Luangkan waktu untuk jalan-jalan. 2 Melakukan 'detoks' media sosial. 3 Kurangi kebiasaan multitasking. 4 Belajar bahasa baru atau perkaya kosakata. 5 Rutin meditasi atau latihan pernapasan. 6 Mengatur jam istirahat dan tidur nyenyak.
Makapara orang tua memiliki kewajiban untuk mengasihi anak dengan penuh kasih sayang. Terdapat sebuah riwayat yang menceritakan tentang seorang yang durhaka pada anaknya. Seorang laki-laki menemui Umar bin Khaththab untuk mengadukan kedurhakaan anaknya. Umar memanggil anak tersebut dan menegur perbuatannya itu.
5 Cara Mengatasi Masalah Hidup dengan Berpikir Positif. Anda akan kesulitan dalam menemukan cara mengatasi masalah hidup ketika pikiran Anda masih dipenuhi hal-hal negatif. Apalagi Anda selalu dipenuhi prasangka buruk, maka yang ada Anda hanya akan menemukan jalan yang gelap dan terbentur kesulitan.
10Asah spiritualitas. Perbanyaklah berdoa dan mendekatkan diri pada Tuhan untuk menjernihkan pikiran Anda 11.Menyelam untuk menenangkan diri Menyelam adalah kegiatan olah raga yang sangat menyenangkan. Kegiatan belajar diving ini bukan saja baik bagi kesehatan, namun juga untuk menenangkan pikiran dan kepuasan batin. 12.Senam pernapsan
D Cara Mengendalikan Emosi dalam Pandangan Kristiani. Pada dasarnya, semua agama mengajarkan pada kebaikan, begitu juga dalam Alkitab. Mengontrol emosi bisa menjadi pekerjaan yang sulit untuk dilakukan. Kita semua pasti pernah menghadapi saat-saat yang menyentuh titik lemah jiwa kita.
Berikutayat Alkitab untuk menenangkan hati dan pikiran. Filipi 4:6-7; Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
Jadi anda perlu mencari cara agar keduanya bisa saling bekerja sama. 15 cara menenangkan hati yang gelisah dan pikiran yang kacau menurut islam. Cara Mengatasi Pikiran Kacau Arli Blog Jika kita sebagai orang islam mengunakan pola pikir yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kepentingan pribadi, maka disini kita sendiri dapat mengolomgkan diri kita sama dengan
ZJcnTY. -Bagian paling krusial dalam kehidupan manusia adalah hati. Hati seringkali menjadi penentu bagaimana kita bertindak, bagaimana hubungan kita dengan seseorang. Oleh karena itu, sangat penting untuk kita menjaga kondisi hati kita. Hati yang baik, hati yang senang akan membantu kita untuk berbuat baik, berbuat rasional. Hubungan kita dengan sesama pun jadi lebih baik, apalagi hubungan kita dengan Tuhan. Patah hati seringkali menyebabkan kita bertindak dengan tidak rasional. Patah hati merusak hubungan kita dengan orang lain, apalagi hubungan kita dengan Tuhan.
Cara tenangkan hati di hadapan Tuhan Tarik hatimu dari hal lahiriah, tenanglah, berdoa pada Tuhan s'penuh hati. Dengan hati tenang, makan, minum, nikmati firman-Nya. Renungkan kasih dan karya Tuhan dalam hati. Pertama mulailah dengan doa. Pusatkan pikiran, berdoa pada waktunya. Meskipun sibuk, dikejar waktu, tak peduli apa pun yang terjadi, berdoa seperti biasa, makan, minum firman Tuhan. Dekatkan Tuhan di hatimu, renungkan kasih-Nya. Renungkan firman-Nya, tanpa ada gangguan. Tenangkan hati di hadapan Tuhan adalah langkah terpenting 'tuk masuk ke dalam firman Tuhan. S'mua sangat butuh p'lajaran ini, s'mua sangat butuh p'lajaran ini. Saat hatimu capai ketenangan hingga kau mampu merenungkan kasih Tuhan di tiap kesempatan, hingga kau sungguh mendekat pada-Nya dan hatimu penuh pujian, ini melampaui doa, kau punya tingkat pertumbuhan. Hanya setelah mereka mampu sungguh tenang di hadapan Tuhan, manusia digerakkan Roh Kudus. M'reka akan dicerahkan, dituntun, dan dit'rangi oleh-Nya, bers'kutu dengan-Nya, pahami kehendak-Nya. Jika mencapai ini, m'reka 'kan t'lah masuk jalur benar dalam kehidupan rohani. Tenangkan hati di hadapan Tuhan adalah langkah terpenting 'tuk masuk ke dalam firman Tuhan. S'mua sangat butuh p'lajaran ini, s'mua sangat butuh p'lajaran ini. dari "Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru"
Ayat Alkitab untuk Menenangkan Hati dan Pikiran saat Gelisah dan Melanda. Kehidupan manusia tidak pernah berjalan dengan baik. Selalu ada belokan dan belokan kehidupan. Kita tidak selalu bisa bahagia, tetapi kita tidak selalu bisa sedih. Banyak hal yang telah kita rencanakan dalam hidup kita. Namun, tidak semua rencana ini berjalan dengan baik. Kami memiliki harapan, tetapi kenyataan tidak pernah seindah harapan kami. Hal-hal seperti ini sering membuat kita gugup. Kita tidak bisa dengan tenang menjalani hidup kita. Karena itu, sangat perlu untuk menenangkan hati dan pikiran kita. Tidak ada kenyamanan yang lebih baik daripada kenyamanan Tuhan. Tuhan adalah sumber penghiburan dan harapan sejati bagi setiap manusia. Jika kita membaca Alkitab, ada banyak ayat Alkitab untuk menenangkan hati dan pikiran. Sangat bagus untuk membaca ayat-ayat ini ketika kecemasan mulai mengisi hidup kita. Berikut ini adalah ayat Alkitab untuk menenangkan hati dan pikiran. 1. 2 Korintus 417 Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami. 2. Yeremia 2911 Sebab Aku ini mengethaui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. 3. Matius 626 Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu? 4. Matius 634 Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari. 5. Matius 1128 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. 6. Roma 828 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. Kita, orang Kristen, tentu saja berkomitmen untuk mengasihi Tuhan. Lebih lagi, kita merupakan orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dipanggil sesuai rencana Allah. Hal ini membuat ayat Alkitab untuk menenangkan hati dan pikiran ini berlaku juga untuk kita. Allah bekerja dalam segala sesuatu, suka dan duka kita. Tidak hanya itu, setiap yang Allah kerjakan mendatangkan kebaikan. Tidak ada alasan bagi kita untuk patah semangat dan kuatir karena kebaikan pasti akan datang bagi kita. 7. Nahum 17 TUHAN itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya. Ayat Alkitab untuk menenangkan hati dan pikiran ini secara jelas menyatakan bahwa Tuhan adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan. Tidak pernah sekalipun merupaka kesalahan untuk datang kepada Tuhan pada saat kita merasa kesusahan. Seringkali orang berpikir datang kepada Tuhan hanya saat kesusahan itu munafik. Namun, berlindung kepada Tuhan adalah pilihan terbaik. Jangan lupa juga untuk tetap berlindung pada-Nya bahkan pada saat-saat sukacita kita. 8. Yesaya 4029-31 Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. Ketika cobaan datang, ketika masalah datang, seringkali kita malah jatuh, menjadi lelah dan lesu dalam menjalani hidup. Namun, Tuhan berjanji akan memberikan kekuatan yang baru kepada orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan. Hal yang penting untuk diingat pada ayat Alkitab untuk menenangkan hati dan pikiran kita adalah menanti-nantikan Tuhan. Oleh karena itu, kapanpun, dalam suka dan duka, kita seharusnya menantikan Tuhan. Untuk semakin menguatkan kita, kita juga dapat dengan rutin membaca ayat Alkitab tentang kekuatan. 9. Mazmur 5523 Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah. Mungkin kita sering bertanya-tanya mengapa Tuhan seperti meninggalkan kita. Kita sering bertanya mengapa Tuhan seperti membiarkan kita di dalam kesesakan kita. Padahal, kita yang seringkali melupakan-Nya. Maka dari itu, kita seharusnya menyerahkan segala kekuatiran kita sepenuhnya kepada Tuhan karena Tuhan tidak akan membiarkan kita terus-menerus di dalam kegoyahan. 10. Mazmur 3418 Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka TUHAN mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya. Pemazmur mengingatkan kita bahwa Tuhan pasti mendengar segala seruan kita, bahkan melepaskan kita dari kesesakan yang kita alami. Kita sebagai orang Kristen merupakan orang yang sudah dibenarkan. Oleh karena itu, ketika kita merasa kuatir, berserulah kepada Tuhan, karena Ia mendengar setiap seruan orang benar. Berserulah dalam doa dengan cara berdoa yang benar. 11. Mazmur 345 Aku telah mencari TUHAN, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku. Ayat Alkitab untuk menenangkan hati dan pikiran yang satu ini mengingatkan kita untuk mencari Tuhan. Ketika kita merasa gelisah, pikiran kita kacau, datanglah kepada Tuhan. Tuhan berjanji akan menjawab kekuatiran kita. Bahkan, Ia berjanji untuk melepaskan kita dari kegentaran kita. Bukankah Tuhan kita adalah Tuhan yang setia dan tidak akan mengingkari janji Tuhan bagi orang percaya? 12. Mazmur 318 Aku akan bersorak-sorak dan bersukacita karena kasih setia-Mu, sebab Engkau telah menilik sengsaraku, telah memperhatikan kesesakan jiwaku, Allah kita bukanlah Allah yang diam. Ia selalu hadir untuk memperhatikan kita. Ketika kita senang, bahkan ketika kita sedih, perhatian-Nya tak pernah lepas dari kita. Bukannya gelisah, kita seharusnya bersorak-sorak dan bersukacita karena kita tahu bahwa Ia sangat mengasihi kita. 13. Amsal 35-6 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. Ketika kita merasa gelisah, kita bersandar kepada pengertian kita sendiri. Kita menilai apa yang terjadi pada kita dengan pengertian kita. Padahal Allah kita adalah Allah yang mahakuasa. Kita tidak mungkin sanggup untuk memahami seluruh isi pikiran-Nya. Oleh karena itu, kita seharusnya memercayakan kehidupan kita sepenuhnya pada Allah. Ia sendiri yang mampu untuk meluruskan segala jalan kita. Selain itu, ada beberapa pandangan Kristen tentang hakikat manusia. 14, Yohanes 1427 Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. Allah berjanji memberikan damai sejahtera-Nya kepada kita. Damai yang Ia berikan tidak sama seperti damai yang ditawarkan oleh dunia. Damai dari dunia, dari sesama manusia, hanyalah bersifat sementara dan kondisional. Namun, damai dari Allah selalu hadir dan ada untuk kita. Ia tidak akan mengambil kembali damai yang telah Ia berikan untuk kita. 15. Filipi 46-7 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Sebagai seorang Kristen, tidak seharusnya kuatir tentang apa pun juga, mulai dari hal-hal besar bahkan sampai hal-hal terkecil sekalipun. Ketika kita memiliki harapan, kita harus menyatakan permohonan kita tersebut dalam doa. Tidak lupa, kita harus mengucap syukur atas apa yang kita miliki. Rasa syukur ini tidak sembarangan, seharusnya sesuai dengan arti bersyukur dalam Alkitab. Dengan memercayakan harapan kita pada Allah dan mengucap syukur, Ia akan memberikan damai sejahtera-Nya untuk kita. Teguhkan terus harapan kita dengan membaca ayat Alkitab tentang kepercayaan. Itulah ayat Alkitab untuk menenangkan hati dan pikiran kita. Baca ayat-ayat ini ketika kita merasa bingung. Jangan lupa juga untuk berdoa, meminta harapan pada Tuhan. Ketika kecemasan telah menyebabkan depresi, segera lakukan cara-cara untuk mengatasi depresi menurut agama Kristen. Tuhan memberkati.
Pertanyaan Jawaban Pertama, agar lebih jelas artikel ini tidak membahas tentang jantung heart sebagai organ tubuh, yaitu otot yang memompa darah ke seluruh tubuh. Artikel ini juga tidak berkaitan dengan hal-hal romantis, filosofis, ataupun sastra. Sebaliknya, kita akan fokus kepada apa yang Alkitab katakan tentang hati. Hati manusia disebutkan hampir sebanyak 300 kali di dalam Alkitab. Intinya, inilah yang dikatakan Alkitab mengenai hati hati adalah bagian spiritual dari diri kita, di mana emosi dan keinginan berada. Sebelum kita membahas mengenai hati manusia, perlu diingat bahwa, karena Allah memiliki emosi dan keinginan, Dia juga memiliki "hati." Kita memiliki hati karena Allah pun memilikinya. Daud adalah orang yang "berkenan di hati Tuhan" Kis 1322. Dan Allah memberkati umat-Nya dengan para pemimpin yang mengetahui dan mengikuti hati-Nya 1 Sam 235; Yer 315. Hati manusia, pada dasarnya adalah jahat, licik dan penipu. Yeremia 179 mengatakan, "Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu siapakah yang dapat mengetahuinya?" Kejatuhan manusia ke dalam dosa telah mempengaruhi kita hingga di tingkat yang terdalam; pikiran, emosi dan keinginan kita telah tercemar oleh dosa – kita sama sekali tidak bisa melihat betapa dalamnya masalah tersebut telah menjalar di dalam diri kita. Kita mungkin tidak bisa mengerti hati kita sendiri, tetapi Allah mengerti. Dia "mengetahui rahasia hati" Mzm 4421; lihat juga 1 Kor 1425. Yesus "mengenal mereka semua, dan karena tidak perlu seorangpun memberi kesaksian kepada-Nya tentang manusia, sebab Ia tahu apa yang ada di dalam hati manusia" Yoh 224-25. Berdasarkan pengetahuan-Nya tentang hati manusia, Allah dapat mengadili dengan benar "Aku, TUHAN, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya" Yer 1710. Di kitab Markus 721-23, Yesus menunjukkan kondisi hati manusia yang telah tercemar dosa "sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.” Masalah kita yang terbesar tidak berada dari luar, melainkan di dalam diri kita sendiri. Semua orang memiliki masalah dalam hatinya. Agar seseorang bisa dianugerahi keselamatan, maka hatinya harus diubah lebih dulu. Hal ini hanya bisa terjadi dengan kuasa Allah. "Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan" Rom 1010. Melalui kasih karunia-Nya, Allah dapat memberikan hati yang baru di dalam diri kita Mzm 5110; Yeh 3626. Dia berjanji untuk "menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk" Yes 5715. Pekerjaan Allah untuk menciptakan hati yang baru dalam diri kita melibatkan pengujian atas hati kita Mzm 173; Ul 82 dan mengisi hati kita dengan gagasan-gagasan baru, hikmat-hikmat baru, dan keinginan baru Neh 75; 1 Raj 1024; 2 Kor 816. Hati adalah inti dari keberadaan kita. Alkitab menetapkan bahwa sangat penting untuk menjaga hati kita agar tetap murni "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan" Ams 423. English Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia Apakah yang dimaksud dengan hati heart itu?
Ayat Alkitab Tentang Berpikir Positif dan Menyingkirkan Pikiran Negatif. Ada tiga makhluk hidup yang diciptakan Tuhan untuk memenuhi bumi yaitu binatang, tumbuhan, dan manusia. Namun, dari ketiganya, hanya manusia yang dipikirkan. Pikiran menjadi hadiah bagi manusia yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Selain pikiran, Tuhan juga memberi manusia kehendak bebas. Tuhan tidak menciptakan manusia sebagai robot yang kaku. Manusia memiliki pilihan untuk melakukan berbagai keinginan, termasuk berpikir. Ada dua jenis pikiran pikiran positif dan pikiran negatif. Pikiran positif tentu memiliki pengaruh yang baik terhadap kehidupan manusia. Pikiran positif memberikan antusiasme dan optimisme untuk hidup. Sebaliknya, pikiran negatif memiliki pengaruh buruk. Pikiran negatif hanya memberikan pesimisme dan kemalasan dalam menjalani hidup. Bahkan pikiran negatif dapat membawa seseorang ke fase depresi yang tentu saja harus segera ditangani dengan menangani depresi sesuai dengan agama Kristen. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa pikiran negatif selalu siap menghantui kita. Ke mana pun kita pergi, ke mana pun kita berada, pikiran negatif akan selalu datang. Ayat-ayat Alkitab Tentang Pikiran Ketika pikiran negatif menghantui kita, kita punya pilihan. Apakah kita ingin membiarkan pikiran-pikiran itu memenuhi kita atau kita ingin mengusirnya keluar dari kehidupan kita? Pilihan yang sangat baik untuk menyingkirkan pikiran negatif ini dari diri kita sendiri. Pilihan yang sangat baik untuk mengusirnya dari mengandalkan kekuatan Tuhan dan bukan kekuatannya sendiri. Karena itu, kita perlu mengetahui ayat Alkitab tentang pikiran negatif sebagai landasan kita. Berikut adalah beberapa ayat Alkitab tentang pikiran negatif yang dapat membantu kita mengusir mereka dari kehidupan kita. 1. Amsal 423 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. Ayat ini berada pada perikop berjudul “Nasihat untuk Mencari Hikmat”. Menjaga hati merupakan bagian dari pencarian akan hikmat. Menjaga hati ini memiliki maksud yang sama dengan menjaga pikiran kita dari hal-hal negatif. Jangan sampai kita mau saja diserang oleh pikiran negatif. Ingat bahwa bagaimana kita mengisi hati kita, bagaimana kita mengisi pikiran kita, begitu pulalah kehidupan kita yang terlihat oleh orang. 2. Roma 85-6 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. Perikop berjudul “Hidup oleh Roh” ini mengingatkan kita bahwa ketika seorang Kristen sudah sungguh-sungguh menerima Kristus dan menerima janji keselamatan dalam Alkitab, ia menerima kuasa Roh Kudus dari Allah dengan berbagai tujuan karunia Roh Kudus. Hal ini berarti ia tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tidak lagi hidup untuk dunia, tetapi hidup untuk Allah yang dituntun oleh Roh Kudus. Pikiran negatif tentu tidak sesuai dengan kehidupan Roh Kudus. Pikiran negatif merupakan hal yang dari daging dan mambawa kita kepada maut. Oleh karena itu, pikirkanlah hal-hal yang dari Roh, maka kita akan mendapatkan damai sejahtera. 3. Mazmur 9419 Apabila bertambah banyak pikiran dalam batinku, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku. Ayat Alkitab tentang pikiran negatif ini menunjukkan betapa dunia ini penuh dengan ketidakadilan. Seringkali ketika kita melihat ketidakadilan, kita begitu saja pesimis, langsung memiliki banyak pikiran negatif bahwa dunia ini tidak bisa menjadi baik kembali. Namun, pemazmur ingin mengingatkan bahwa bukan pikiran negatif yang seharusnya kita miliki. Semakin banyak ketidakadilan, seharusnya kita semakin mengerti bahwa kasih Allah tidak berkesudahan untuk kita. Ia selalu memberikan penghiburan-Nya untuk kita dan penghiburan itu menyenangkan jiwa. Sehingga, kondisi terburuk apapun yang kita hadapi, kita seharusnya mencari Tuhan dengan penghiburan-Nya, bukannya malah terkukung dalam pikiran-pikiran negatif. Selain itu, kita juga perlu bertindak bijaksana untuk menghadapi ketidakadilan tersebut dengan mengingat kembali ayat Alkitab tentang bijaksana. 4. Yakobus 47 Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! Ayat ini berada dalam perikop berjudul “Hawa Nafsu dan Persahabatan dengan Dunia”. Perikop ini mengingatkan bahwa kita tidak bisa bersahabat dengan dunia dan menjadi rekan Allah secara bersamaan. Lalu, bagaimana agar kita dapat menaklukkan rasa nafsu dan persahabatan dengan dunia? Dengan sepenuhnya tunduk kepada Allah. Ingatlah bahwa Allah yang berkuasa atas segala sesuatu. Orang Kristen harus takut akan Tuhan. Sungguh-sungguh dalami dan lakukan pengertian takut akan Tuhan. Hal ini juga berlaku pada pikiran-pikiran negatif kita. Ayat Alkitab tentang pikiran negatif ini memberitahu kita bahwa satu-satunya jalan untuk mengusirnya adalah dengan tunduk kepada Allah. Jadilah seorang Kristen yang taat kepada Allah dan beriman penuh pada-Nya. Pikiran negatif merupakan bagian dari dunia ini, kita tidak boleh satu dengannya. 5. 2 Korintus 105 Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus, Perikop berjudul “Sikap Paulus” ini merupakan pernyataan sikap Paulus terhadap komentar sekelompok rasul tentang dirinya. Para rasul berpikir bahwa Paulus hanya berani bersikap tegas dan keras lewat surat. Namun, Paulus menjelaskan bahwa bukan sikap tegas dan keras yang penting untuk diingat. Hal yang penting untuk diingat adalah ketika memberitakan Injil, pikiran-pikiran Allah yang perlu kita ungkapkan, bukan cari aman. Para rasul seharusnya berani untuk mengenalkan Allah dengan cara bagaimanapun yang sesuai dengan keinginan Allah. Salah satu hal yang perlu dilakukan untuk dapat melakukan ini adalah menaklukkan pikiran kepada Kristus sehingga Kristus saja yang memenuhi pikiran. Ini sudah menjadi etika pelayanan Kristen. Begitu pula kita sebagai orang Kristen, rasul-rasul kecil di dunia ini. Kita perlu menyaksikan kebesaran, kemuliaan Allah. Kiranya melalui kita orang lain dapat mengenal Allah. Oleh karena itu, kita harus membiarkan Kristus yang mengisi pikiran kita. Bagaimana mungkin Kristus memenuhi pikiran kita ketika kita masih dikekang oleh pikiran negatif? Buang jauh-jauh pikiran negatif dan biarkan Kristus yang mengisinya. 6. Filipi 48 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Ayat Alkitab tentang pikiran negatif ini menjadi salah satu nasihat terakhir bagi Euodia dan Sintikhe di Filipi. Inti dari perikop nasihat-nasihat terakhir Filipi 42-9 ini adalah bagaimana untuk menjaga damai sejahtera. Pada awal perikop ini, Paulus mengingatkan Euodia dan Sintikhe untuk sehati sepikir dalam Tuhan Filipi 42. Frasa “Jadi akhirnya” menunjukkan ayat 8 ini sebagai rangkuman dari perikop. Semua yang benar, mulia, adil, suci, manis, sedap didengar, kebajikan dan patut dipuji merujuk kepada segala sesuatu yang sehati dan sepikir dalam Tuhan. Tentu saja pikiran negatif tidak termasuk dalam hal tersebut. Oleh karena itu, sebagai orang Kristen, kita perlu untuk mengusir pikiran negatif yang datang ke kita. Ingatlah bahwa kita harus menjadi sehati sepikir dalam Tuhan. Dengan mengusir pikiran negatif tersebut, Allah, sang sumber damai sejahtera, akan menyertai kita Filipi 49. Itulah ayat Alkitab tentang pikiran negatif. Tidak ada satu bagian pun dari Alkitab yang memungkinkan kita untuk membiarkan pikiran negatif menetap di dalam kita. Karena itu, berserah diri kepada Tuhan dan membuang pikiran negatif jauh-jauh. Selain itu, kebiasaan itu menenangkan hati dan pikiran dengan berbagai cara untuk menenangkan hati dan pikiran menurut Alkitab. Tuhan memberkati.
cara menenangkan hati dan pikiran menurut alkitab